Lamongan – Dalam upaya memperkuat sinergi antar perguruan tinggi, Universitas Maarif Hasyim Latif melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Litbang Pemas Universitas Islam Lamongan pada Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Islam Lamongan ini dihadiri oleh perwakilan LPPM UMAHA, pengurus Litbang Pemas UNISLA, serta jajaran rektorat dan dekanat UNISLA. FGD ini menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama kelembagaan, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam forum diskusi tersebut, sejumlah topik strategis dibahas secara mendalam. Salah satu fokus utama adalah terkait prosedur perizinan pelaksanaan KKN Internasional. Para peserta berdiskusi mengenai alur administratif, regulasi yang harus dipenuhi, hingga peluang pengembangan program KKN berbasis kolaborasi lintas negara.

Selain itu, pembahasan juga mencakup persyaratan KKN Internasional, baik dari sisi kesiapan mahasiswa, institusi, maupun mitra luar negeri. Hal ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar akademik serta memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat dan mahasiswa.

Topik lain yang tak kalah penting adalah rencana kerja sama dalam penyelenggaraan seminar Internasional. Kedua belah pihak sepakat bahwa kegiatan ilmiah berskala Internasional menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan reputasi akademik serta memperluas jejaring global.

Dalam kesempatan yang sama, pihak UMAHA juga menyampaikan permintaan mitra bestari dari UNISLA yang disesuaikan dengan bidang keilmuan yang dibutuhkan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah serta tata kelola jurnal di kedua institusi.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara UMAHA dan UNISLA. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional maupun Internasional.