Pengumuman Pendaftaran dan Validasi KKN Universitas Islam Lamongan Tahun 2026
Universitas Islam Lamongan melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litbang Pemas) secara resmi mengumumkan pelaksanaan pendaftaran dan validasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang wajib diikuti oleh mahasiswa.
Pada pelaksanaan KKN tahun 2026, Universitas Islam Lamongan mengusung tema “RIPPLE”, yang merupakan akronim dari Re-Water, Impact, People Action, Protect Land, Long Term, Ecosystem. Tema ini mencerminkan komitmen UNISLA dalam mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menciptakan dampak jangka panjang melalui berbagai program pengabdian yang inovatif dan aplikatif.
Adapun skema KKN UNISLA Tahun 2026 terdiri dari beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mahasiswa, yaitu:
- KKN Reguler
- KKN Rekognisi
- KKN Konversi
- KKN Internasional
Keberagaman skema tersebut diharapkan mampu memberikan fleksibilitas serta memperluas pengalaman mahasiswa, baik dalam lingkup lokal maupun global.
Sehubungan dengan hal tersebut, mahasiswa diimbau untuk segera melakukan pendaftaran dan mengikuti proses validasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Untuk informasi lengkap terkait KKN Universitas Islam Lamongan Tahun 2026, termasuk persyaratan pendaftaran dan ketentuan masing-masing skema, dapat diakses melalui akun Instagram resmi KKN UNISLA di @KKN.UNISLA.
Litbang Pemas Universitas Islam Lamongan mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif memantau informasi terbaru serta mempersiapkan seluruh persyaratan dengan baik, agar pelaksanaan KKN 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Demikian pengumuman ini disampaikan. Semoga KKN Tahun 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa untuk belajar, mengabdi, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.