SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Sebanyak 1164 mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla) dilepas ke tengah-tengah masyarakat dalam praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 169 desa, Senin (2/8/2021).

Upacara pelepasan KKN hanya diikuti perwakilan mahasiswa dan diikuti secara streaming oleh peserta KKN lainnya.

Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono mengungkapkan, peserta KKN Unisla dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok KKN Tematik dan KKN Berbasis Riset.

“Kelompok tematik ada di 12 desa dan kelompok KKN berbasis riset di 157 desa di tempat tinggal masing-masing mahasiswa,” kata Bambang, saat melepas peserta KKN, di kampus jalan Veteran Lamongan.

Ia berharap, para mahasiswa peserta KKN mampu memberikan sumbangsih sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, untuk membantu desa agar lebih berdaya di tengah pandemi Covid-19.

Peserta KKN Tematik, yang diharapkan mampu mendorong kebangkitan para pelaku UMKM, sesuai motto KKN, yaitu “Berkreasi dan Berkontribusi di Masa Pandemi”.

Untuk KKN Tematik, yang diharapkan adalah start up di desa tempat KKN, kebangkitan UMKM, pengembangan dan pemberdayaan desa dan jurnal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan buku profil desa.

“Sedangkan KKN Berbasis Riset, keluaran yang kita harapkan adalah jurnal HAKI dan profil desa,” ungkapnya. Ditambahkan, prinsip dasar KKN Unisla kali ini adalah mengutamakan yang terabaikan.

Karena di masa pandemi Covid-19, banyak program baik yang ada di desa maupun kecamatan yang terabaikan.

Di sini peserta KKN bertindak sebagai fasilitator, membangun kembali kekuatan dan potensi yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul KKN Mahasiswa Universitas Islam Lamongan, Ini Kontribusi yang Diharapkan Terwujud

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *